Tolonggg, secara rinci yaa
--
[tex] \\ \\ \\ \\ \\ [/tex]
- ◇ PENGDAHULUAN
[tex] \\ \\ [/tex]
Dalam konteks matematika, porogapit dapat diartikan sebagai metode untuk membagi sebuah bilangan dengan menggunakan garis pengapit, dalam bahasa Jawa porogapit dibagi menjadi 2 kata yaitu poro memiliki arti pembagi atau pembagian sedangkan gapit artinya kayu untuk mengapit.
[tex] \\ \\ [/tex]
- ◇ JAWABAN
[tex] \\ \\ [/tex]
Contoh soal pembagian :
[tex] \\ [/tex]
125 : 5 = 25
[tex] \\ \\ [/tex]
Cari angka ngka yang mendekati 12 yaitu 5 × 2 = 10
[tex] \\ \\ [/tex]
Maka, 12 - 10 sama dengan sisa 2
[tex] \\ \\ [/tex]
Lalu sisanya angka yaitu 5 ditirun kan maka carilah perkalian yang hasil nya 25
[tex] \\ \\ [/tex]
25 - 25 = 0 [tex] \: \: \: \: \: \: \: \: [/tex] maka, hasil pembagian tersebut adalah 25
[tex] \\ \\ \\ \\ \\ [/tex]
--
Jawaban:
Misalnya :
245 : 5
Maka 24 bagi 5 = 4 (karena mendekati 24/tidak lebih 24)
4 × 5 = 20 turunkan angka 20 kebawah.
lalu kurangkan 245 - 20 = 45
lalu, 45 : 5 = 9
maka letakkan angka 9 dipaling atas.
hasilnya 49
Semoga membantu.
Sukses selalu.
[answer.2.content]